Perumnas Sebut Rumah Murah Pemerintah Pusat Sudah DP Nol %

Ilustrasi perumahan rakyat.
Sumber :
  • kemenpera.go.id

VIVA.co.id – Perum Perusahaan Perumahan Nasional, atau Perumnas menyatakan, pembelian rumah tanpa uang muka, atau down payment nol rupiah secara praktik, sebenarnya sudah berlaku. Hal ini berlaku pada rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang diberikan subsidi oleh pemerintah. 

img_title Wamen PKP Fahri Hamzah Soroti Tanah Jadi Biang Kerok Harga Rumah Mahal

Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir mencontohkan, misalnya saja pada program subsidi uang muka yang diberikan oleh pemerintah. Di mana, setiap masyarakat berpenghasilan rendah berhak menerima bantuan Rp4 juta untuk uang mendapatkan rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penerapan DP satu persen, dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), artinya MBR tidak perlu membayar uang muka untuk memiliki rumah. 

img_title Tren Penjualan Properti Lewat Komunitas Agen Digencarkan, Kolaborasi Jadi Kunci

"Kan, pemerintah juga ada subsidi Rp4 juta. Itu sebetulnya kan, kayak Villa Kencana yang diresmikan Jokowi (Joko WIdodo) kan. Yang mereka dapat Rp4 juta kan, praktis nol persen. Karena itu untuk bayar. DP-nya memang ada, tetapi dibayarnya pakai subsidi dari pemerintah pusat," kata Nawir dikutip dari keterangannya, Rabu 10 Mei 2017. 

Untuk di DKI, lanjut dia,  pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan memfasilitasi uang muka bagi masyarakat. 

img_title Luncurkan Logo Baru, Begini Kiprah LippoLand di Industri Properti Indonesia

"Pemda DKI ini mau mensubsidikan DP-nya untuk warga yang penuhi syarat kelihatannya. Itu yang saya baca dari programnya pak Anies," kata dia. 

"Makanya. pak Anies (Anies Baswedan, gubernur DKI terpilih) ini kan minta mengalokasikan Rp2,7 triliun untuk program DP nol persen untuk APBD DKI tahun depan," dia menambahkan. (asp)

Perang Ukraina vs Rusia.

Warisan Uni Soviet Jadi Titik Lemah Ukraina di Musim Dingin

Kota-kota di seluruh Uni Soviet, termasuk Ukraina, jadi fokus program pembangunan besar-besaran yang diluncurkan pada 1950-an untuk memproduksi rumah murah secara massal.

img_title
VIVA.co.id
26 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut