Pemerintah Jamin Investasi dari China Tak Lagi Abal-abal

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna

VIVA.co.id – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas memastikan ketertarikan investor China menanamkan modal di tiga provinsi Indonesia dalam waktu dekat akan dijaga dengan menerapkan standar dan kualitas barang yang tinggi. Jadi, investasi proyek dari Tiongkok tidak lagi yang “abal-abal”.

img_title Kolaborasi Bangun Bangsa Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan upaya yang dilakukan pemerintah kali ini adalah untuk mengingat kegagalan proyek Investasi China di pembangkit listrik 10 ribu megawatt tahap pertama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, proyek yang akan ditawarkan dan diminati China kali ini adalah dalam bentuk business to business (B to B), sehingga kualitas akan barang dipastikan saling menjaga dan tidak merugikan Indonesia.

img_title Bappenas Pastikan Dana Pemerintah Masih Aman Hadapi Dampak El Nino, Fokus pada Penanganan Mendesak

"Kali ini investor China yang ditawarkan seperti proyek IPP (Independent Power Purchasing) jadi bukan KW lagi. Mereka investor jadi kualitas bagus, bukan kontraktor seperti dulu," tegas Bambang, dikantornya, Selasa 23 Mei 2017.

Selain itu, lanjut Bambang, besarnya investasi China yang akan masuk ke Indonesia juga akan dijaga pemerintah dengan meminta tenaga kerja yang datang hanya bagi tenaga kerja yang tidak mungkin tersedia di dalam negeri.

img_title Bappenas Ungkap Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,19 Juta Ton, Lampaui Target Semester I 2026

"Kita ingin jika nantinya China investasi di sini tenaga kerja asing yang datang hanya yang tidak ada di dalam negeri, jadi fokus konstruksinya saja. Sedangkan maintenance hanya dari dalam negeri," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, usai Konferensi Tingkat Tinggi One Belt One Road (OBOR) di Beijing China, tiga provinsi di Indonesia diminati investor China untuk menanamkan modalnya, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara.

Ketertarikan China di tiga provinsi tersebut disebabkan oleh rencana negeri tirai bambu tersebut untuk mengembangkan jalur perdagangannya melalui transportasi laut, sehingga tiga wilayah tersebut menjadi tempat yang tepat. (ren)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution.

Butuh Dukungan Pusat, Bobby Nasution Beberkan 5 Prioritas Pembangunan Sumut kepada Bappenas

Gubernur Sumur Bobby Nasution menyampaikan kepada Bappenas terkait sejumlah proyek prioritas di Sumatera Utara yang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut