Arab Saudi Yakin Ekonomi Qatar Bakal Hancur

Pemandangan Kota Doha, Qatar.
Sumber :
  • REUTERS/Fadi Al-Assaad/File Photo

VIVA.co.id – Menteri Luar Negeri Arab, Adel Al-Jubeir, mengatakan ekonomi Qatar bakal hancur apabila pemerintahnya belum juga mengubah kebijakan soal dukungan kepada kelompok ekstremis. Ini yang membuat sejumlah negara di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, putus hubungan dengan Qatar. Tak hanya itu, Qatar juga menghadapi embargo ekonomi dan transportasi dari para tetangganya.

img_title IHSG Ambles 1,75 Persen ke Level 6.204, Konflik Timur Tengah dan Tarif Baru AS Jadi Biang Tekanan Pasar

Dilansir dari Reuters, Rabu 7 Juni 2017, Al-Jubeir mengatakan ekonomi Qatar akan lebih menderita jika bersikeras terus memberikan dukungannya kepada kelompok garis keras di Timur Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami percaya bahwa akal sehat dan logika akan meyakinkan Qatar untuk mengambil langkah yang benar," ujarnya di Paris. 

img_title Iran Perluas Serangan ke Sekutu AS, Kuwait Jadi Sasaran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Menurut Al-Jubeir, Qatar perlu melakukan beberapa langkah untuk mengakhiri tekanan ekonomi yang dirasakan. Antara lain, mengakhiri dukungannya terhadap Hamas dan Ikhwanul Muslimin.

"Kami meyakini warga Qatar tidak ingin terus-teusan merasakan biaya mahal seperti saat ini," tambahnya.   

img_title Bahrain Klaim Gagalkan Serangan Rudal dan Drone Iran, Ledakan Terdengar di Ibu Kota

Perusahaan internasional bidang transportasi dan logistik terpadu, Maersk mengungkapkan, saat ini sudah tidak dapat mengangkut barang masuk atau keluar dari Qatar. Setelah negara-negara Arab memberlakukan pembatasan distribusi perdagangan di telut tersebut. 

Juru Bicara Maersk yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, pihaknya kini sedang mencari rute alternatif pelayaran untuk distribusi barang. Jalur pengiriman reguler dilakukan dari Pelabuhan Uni Emirat Arab, Jabel ali

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah dikonfirmasi bahwa kami tidak dapat memindahkan kargo Qatar masuk dan keluar dari Jabel Ali," ujarnya kepada Reuters.

Maersk saat ini mempertimbangkan rute distribusi lain seperti jalur pelayaran melalui Oman. Hal tersebut akan segera ditawarkan kepada klien-kliennya. (ren)

IHSG

IHSG Berbalik Menguat ke Level 6.110, Investor Cermati Sinyal The Fed hingga Memanasnya Konflik Timur Tengah

IHSG dibuka menguat ke level 6.110 pada perdagangan Kamis di tengah penantian data ekonomi global, sikap The Fed, dan memanasnya konflik Timur Tengah.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut