Puaskan Lenovo, Pabrik TDK Mulai Rakit Motorola

Logo Motorola
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Salah satu manufaktur lokal di Indonesia, PT Tridharma Kencana (TDK), optimistis bisa membawa merek buatan Indonesia untuk bisa mendunia. TDK merupakan salah satu bagian perusahaan Electronic Manufacturing Services (EMS).

img_title Daftar Laptop Terbaru Agustus 2026 Paling Lengkap, dari AI hingga Gaming dengan Performa Generasi Baru

Dikatakan CEO PT TDK, Hendryk L. Karosekali, salah satu negara yang sukses meningkatkan kemampuan produsen lokalnya di bidang smartphone adalah China. Pabrikan ponsel di China kebanyakan berawal dari EMS. Oleh karena itu dia yakin peluang EMS untuk memproduksi ponsel sangat terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini tergantung dari kesiapan industri. Tidak hanya sinergi dari hulu ke hilir di ranah telekomunikasi, tapi juga regulasi yang tegas dari pemerintah, agar aktivitas pembuatan ponsel di tanah air bisa lancar dan sesuai koridor," ujar Hendryk, dalam keterangannya, Kamis, 8 Juni 2017.

img_title Lenovo ThinkStation PGX: Ukuran Ringkas tapi bisa Kelola 200 Miliar Data

Untuk mewujudkan itu, TDK pun telah mendapat kepercayaan untuk merakit ponsel Lenovo selama beberapa tahun belakangan. Baru-baru ini, TDK pun kembali dipercaya merakit ponsel Motorola melalui pabriknya di Serang.

"Tidak hanya sekedar ponsel 4G kelas menengah ke bawah yang bisa diproduksi namun juga ponsel cerdas premium. Kami sudah mampu merakit ponsel kelas atas bahkan premium, Seperti seri Motorola Moto Z    dan Moto Z play," ujar Hendryk.

img_title Lenovo Ubah Formula 1 Jadi Makin Brutal di Dunia Virtual

Pabrikan untuk merakit Motorola telah dibangun di Serang dan telah diresmikan hari ini, Kamis, 8 Juni 2017. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 400 ribu per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk ponsel Lenovo dan Motorola, kami sanggup memproduksi hingga 250 ribu per bulan. Sedangkan kemampuan secara umum, mampu memproduksi 15 ribu perangkat per hari, baik ponsel, terminal mifi maupun base station," ujar Hendryk.

Bagi Hendryk, kemampuan    produksi hingga 15 ribu per hari ini merupakan sebuah prestasi yang bisa membanggakan produksi industri telematika di Indonesia. (ren)

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).

Pindah Tugas dari Tablet ke Laptop Tak Lagi Ribet

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin memanjakan pengguna yang kerap berpindah-pindah perangkat, seperti dari tablet ke laptop, dalam beraktivitas.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut