Wimboh Santoso, Nahkoda Baru OJK yang Jago Kelola Risiko

Wimboh Santoso.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA.co.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan periode 2017-2022 sudah ditetapkan.  oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Wimboh Santoso menggantikan Muliaman D Hadad menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK selama lima tahun ke depan. 

Wimboh dikenal sebagai salah satu ekonom Indonesia yang pernah menjabat di berbagai posisi penting baik di institusi keuangan di dalam negeri maupun di luar negeri. Bahkan dia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF). 

Untuk urusan pendidikan, pria kelahiran 15 Maret 1947 ini menyelesaikan program strata satunya di Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada 1983. Setelah lulus, dia mulai meniti Karir di Bank Indonesia di bagian pengawasan Bank. 

Kemudian pada 1991, ayah tiga anak ini melanjutkan studinya dalam program master of science di Business Administration, Universitas Illinois Amerika. Program tersebut diselesaikannya pada September 1993, kemudian melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang Doktor di Loughborough University, Inggris, dengan studi konsentrasi Financial Economics pada 1995. 

Pulang ke Indonesia pada 1999 dengan membawa gelar Phd, Wimboh merupakan salah satu orang yang berperan dalam pemulihan krisis perbankan yang menghantam pada 1996-1997. Keilmuan bidang manajemen risiko yang dimilikinya diterapkan pada industri perbankan Indonesia dan tidak sedikit regulasi-regulasi yang masih diterapkan hingga kini. 

Di BI dia sempat menempati jabatan strategis antara lain, Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan BI dan menjadi Kepala Perwakilan BI di New York hingga akhirnya menjadi Direktur Eksekutif di IMF hingga 2015. 

Selama berkarir dia pun tidak berhenti berkontribusi untuk dunia pendidikan, menjadi dosen di beberapa universitas pun dilakoninya. Bahkan, Wimboh tercatat sebagai salah satu pendiri dari program Magister Management Universitas Indonesia di bidang Risk Management pada 2001.

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Andreas Eddy Susetyo, saat berbincang dengan VIVA.co.id mengungkapkan, keilmuan Wimboh dan pengalamannya yang segudang terkait industri jasa keuangan yang membuat dia dipilih DPR menjadi ketua DK OJK. 

BI Targetkan Transaksi LCS Naik 10 Persen Tahun Ini

Apalagi menurutnya, dunia internasional juga sudah akrab dengan Wimboh. Hal itu akan membuat koordinasi kebijakan internasional dapat terwujud dengan baik. 

"Pengalaman beliau di bidang internasional diharapkan bisa mempererat hubungan antar-lembaga di KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan). Istilahnya sudah melengkapilah,” ujarnya di Jakarta, Jumat 9 Juni 2017. 

Buat Regulasi di Era Digital, BI Tegaskan Perlu Pemanfaatan Data
Ilustrasi dolar AS

Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$413,6 Miliar

Angka utang luar negeri tersebut turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar US$415,3 miliar.

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022