Pemudik Diminta Waspada, 30 Persen Bus Masih Tak Layak Jalan

Ilustrasi bus mudik.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto mengatakan terus melakukan ramp check atau inspeksi terhadap kendaraan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Hal ini dilakukan untuk mematikan keamanan para pemudik. 

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

"Ramp check sejauh ini telah dilakukan terhadap 85 persen kendaraan AKAP yang akan digunakan saat mudik Lebaran 2017. Namun, baru sekitar 70 persen dari seluruh armada bus tersebut yang dinyatakan laik jalan," kata Pudji di kantornya, Jakarta, Selasa 13 Juni 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pudji mengimbau pemudik untuk mewaspadai kendaraan umum yang akan digunakan untuk mudik. Salah satu penanda layaknya sebuah bus untuk mudik adalah adanya stiker resmi dari Kementerian Perhubungan.

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

"Jika tidak ada stiker dan tidak laik, tidak boleh jalan dan penumpangnya diturunkan," tegasnya.

Ia memastikan, jajarnya terus mengejar ramp check terhadap sekitar 15 persen kendaraan yang belum diperiksa kelayakannya. Hal tersebut dilakukan di semua terminal yang di lalui arus mudik. 

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

"Ramp check ini tanggung jawab Kementerian Perhubungan, agar pemudik itu aman," tegasnya. (adi)
 

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut