Bos Indosat Luruskan Soal Surat Tarif Data

President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Alexander Rusli
Sumber :
  • VIVA.co.id/Afra Augesti

Menurut Indosat, operator terjebak dalam perang tarif yang berbahaya bagi keberlangsungan industri telekomunikasi. Tingkat harga layanan komunikasi data di Indonesia sudah sangat rendah dan jauh di bawah harga layanan sejenis di negara lain. Layanan ini dijual dengan harga di bawah biaya produksi.

img_title Ekspor Anjlok: Tenaga Kerja China Hadapi Krisis Besar-Besaran

Alex menuliskan dalam kondisi tersebut, mekanisme pasar sudah tidak berjalan dengan normal. Untuk itu, pemerintah perlu turun tangan menyelamatkan keberlangsungan industri telekomunikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indosat mengusulkan agar pemerintah segera menerbitkan aturan soal batas bawah. Meskipun ditetapkan tarif batas bawah, namun operator tetap diperbolehkan untuk menawarkan tarif promosi (lebih rendah dari batas bawah) dengan durasi terbatas. Jangka waktu (durasi) maksimal bagi operator dalam memberlakukan tarif promosi juga ditetapkan oleh pemerintah dan berbeda untuk operator dominan dan nondominan.

img_title KSSK Waspadai Risiko Meningkatnya Ketidakpastian Global Kuartal II-2025, Sri Mulyani: Dampak Perang Tarif

Selain itu juga diusulkan agar pengawasan terhadap tarif batas bawah dilakukan secara ex-post dan dilakukan periodik setiap kuartal. Operator diwajibkan untuk menghitung yield data (total pendapatan data dibagi dengan total trafik data) selama satu kuartal dan melaporkannya kepada BRTI. Model pengawasan sederhana seperti ini akan memudahkan pengawasan mengingat skema tarif layanan data yang diterapkan operator sangat beragam.

Sanksi diberikan kepada operator yang tidak mematuhi aturan tarif batas bawah dalam bentuk peringatan, pengenaan denda, pengurangan hak untuk melakukan promosi, sampai pada larangan melakukan promosi.

img_title Siap Turunkan Tarif untuk China, Analis Sebut Trump Mulai Panik

“Dengan adanya aturan batas bawah, maka yield operator akan membaik. Dampaknya adalah perbaikan kinerja operator yang juga akan meningkatkan pendapatan negara dalam bentuk pendapatan pajak maupun bukan pajak (BHP Telelekomunikasi dan kontribusi USO). Dan yang terpenting adalah terjaganya keberlangsungan layanan bagi masyarakat,” tulis Alex.

Ilustrasi IHSG.

Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Datar di Tengah Penguatan Bursa Asia-Pasifik

IHSG dibuka menguat 60 poin atau 0,79 persen di level 7.666 pada pembukaan perdagangan Selasa, 12 Agustus 2025.

img_title
VIVA.co.id
12 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut