Kabar Disuntik Alibaba Rp6,6 Triliun, Ini Kata Tokopedia

Ilustrasi Tokopedia
Sumber :
  • Twitter/@tokopedia

VIVA.co.id – E-commerce raksasa asal Tiongkok, Alibaba Group Holding Ltd dikabarkan menyuntikkan investasi US$500 juta atau Rp6,6 triliun ke Tokopedia. 

img_title Perlebar Peluang bagi Brand Lokal, Discovery Commerce Dongkrak Nilai Transaksi Fesyen hingga 70 Persen

Jika benar kucuran tersebut, dikutip laman Dealstreetasia, investasi itu salah satu yang terbesar dikucurkan Alibaba, setelah membeli Lazada pada April tahun lalu dengan nilai total US$2 miliar. Pada Juni lalu, Alibaba menaikkan sahamnya di Lazada menjadi 83 persen dengan menambahkan investasi senilai US$1 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, perwakilan Tokopedia masih irit bicara. 

img_title Seratusan Produk UMKM Lokal Program Pilihan Busan Dipasarkan di Tokopedia-TikTok Shop

"No comment untuk market rumor atau spekulasi. Terima kasih," ujar Public Relations Specialist PT Tokopedia, Antonia Adega kepada VIVA.co.id, Selasa 25 Juli 2017.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, menurut sumber dekat yang mengetahui pembicaraan kedua perusahaan daring tersebut, Alibaba bergabung dengan investor lainnya SoftBank Group Corp dan Sequoia Capital untuk mengguyurkan investasi mereka ke Tokopedia.  

img_title Usung 'Pilihan Busan', Mendag Budi Kurasi Langsung Produk Lokal Berkualitas di Tokopedia dan TikTok Shop

Masuknya Alibaba untuk berinvestasi ke Tokopedia dinilai untuk mengalahkan pesaingnya, JD.com yang juga pernah mendiskusikan investasi jutaan dolar ke Tokopedia pada Mei lalu. 

Ilustrasi penjualan online.

4 E-Commerce Ini Bakal Resmi Pungut Pajak Mulai 1 November 2026, Shopee hingga Blibli

Deretan e-commerce ini seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli dijadwalkan mulai memungut PPh pedagang online pada 1 November 2026. Simak tarif dan pengecualiannya.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut