Begini Penjelasan Menko Darmin soal Lesunya Daya Beli

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Sumber :
  • Agus Rahmat/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Pemerintah menampik anggapan yang menyebut daya beli masyarakat tengah mengalami kontraksi. Meskipun beberapa indikator daya beli dan pengeluaran masyarakat hingga Juni 2017 mengalami kelesuan.

img_title Pajak E-Commerce Ditunda, Purbaya Beberkan Alasannya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomin Darmin Nasution mengungkapkan, tren pelemahan daya beli memang kerap terjadi di pertengahan tahun dalam dua tahun terakhir. Kondisi yang tergambarkan saat ini, ditegaskan Darmin, sama sekali tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data di bulan puasa dan Lebaran itu melambat. Tahun lalu, itu Lebaran bulan Juli. Data Juli jelek. Tahun ini, Lebaran di Juni, jelek,” kata Darmin, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

img_title LPS Ungkap Tabungan Masyarakat di Bank Terus Bertambah, Sinyal Daya Beli Warga Mulai Pulih

Darmin pun tak memungkiri, dalam satu tahun terakhir Ramadan dan Lebaran yang biasanya berkontribusi lebih bagi perekonomian dalam negeri tak mampu terakselerasi dengan optimal. Meski demikian, bukan berarti hal tersebut jadi indikasi pelemahan konsumsi masyarakat.

“Dengan begitu, bukan maksud saya mengatakan ini lesu. Saya tidak katakan tidak benar melesu itu. Tunggu saja satu dua minggu lagi,” ujarnya.

img_title Qodari Ungkap Tarif Listrik Sebenarnya Berpotensi Naik, Pemerintah Pilih Ditahan demi Jaga Daya Beli

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam kesempatan yang sama menegaskan, kurang bergeliatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama Lebaran dapat dimaklumi. Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan hal itu terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu terfluktuasi, karena Juni hari kerja jadi pendek. Penjualan turun hampir di semua aspek. Yang jual kan libur. Bagaimana mau ada transaksi,” katanya.

Bambang pun tak bisa menyimpulkan bahwa saat ini daya beli masyarakat dalam keadaan normal. Namun, pemerintah menegaskan akan tetap melakukan berbagai upaya konkret untuk menggenjot daya beli masyarakat ke depan. (one)

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Harga Pertalite Dipastikan Tetap hingga Akhir 2026, Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Daya Beli

Pemerintah memastikan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026. Airlangga menyebut APBN menjadi penyangga lonjakan harga minyak dan menjaga daya beli.

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut