JICT Mengaku Sudah Bayar Bonus Karyawan yang Mogok Kerja

Pekerja Mogok, Aktivitas Bongkar Muat di JICT Tanjung Priok Berhenti.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) mengaku sudah memenuhi tuntutan karyawan yang menggelar aksi mogok kerja berhari-hari di Tanjung Priok. Salah satu tuntutan yang telah dipenuhi, yakni membayarkan bonus kerja.

img_title Pengakuan Tak Terduga Perampok yang Bunuh Pensiunan Pegawai JICT

Menurut Direktur Keuangan PT JICT, Budi Cahyono, bonus kerja sebesar 7,8 persen atau Rp47 miliar telah dibayarkan perusahaan ke karyawan sejak tiga bulan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bonus itu sudah kami bayarkan sejak Mei 2017 jadi kewajiban perusahaan sudah tertunaikan," kata Budi dalam jumpa pers di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Minggu 6 Agustus 2017.

img_title Polisi Pastikan Pensiunan JICT Dibunuh Perampok Bukan Karena Kritik Korupsi

Menurut Budi, PT JICT sedang berusaha melakukan pendekatan ke karyawan terkait tuntutan karyawan tentang pembayaran tambahan insentif kerja di luar bonus.

"Itu yang masih jadi dispute dan tengah dimediasi Suku Dinas Ketenagakerjaan Tanjung Priok," kata Budi.

img_title Terkuak Cara Sadis Perampok Habisi Pensiunan JICT Ermanto Usman

Karyawan menuntut tambahan insentif kerja di luar bonus, karena kinerja JICT diklaim telah naik sebesar 12 persen. Sedangkan bonus yang diterima karyawan justru mengalami penurunan sebesar 42 persen.

Pendapatan JICT meningkat 4,6 persen pada 2016, dan biaya overhead termasuk bonus tantiem direksi, komisaris meningkat 18 persen. (ren)

Dirreskrimum PMJ, Kombes Pol Iman Imanuddin (kedua kiri) dan Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto (kedua kanan)

Blak-blakan Soal Alasan Perampokan Sadis Tewaskan Pensiunan JICT Ermanto Usman, Polisi Sebut Motifnya Ekonomi

Perampokan sadis yang menewaskan pensiunan pegawai Jakarta International Container Terminal, Ermanto Usman (65), disebut polisi murni karena motif ekonomi.

img_title
VIVA.co.id
12 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut