Gaji ke-13 PNS Bikin Belanja Pemerintah Loyo

Para Pegawai Negeri Sipil saat menjalani baris-berbaris beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

VIVA.co.id – Badan Pusat Statistik melaporkan, gelontoran belanja pemerintah pusat sepanjang kuartal kedua tahun ini tak mampu memberikan kontribusi lebih bagi perekonomian nasional. Pergeseran penyaluran gaji ke-13 para pegawai negeri sipil, menjadi salah satu alasan menurunnya belanja pemerintah.

img_title Rupiah Melemah Seiring Melambatnya Belanja Pemerintah di 2025

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan,  konsumsi pemerintah pada kuartal kedua tahun ini tumbuh minus 1,93 persen secara year on year, atau menurun signifikan dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 6,23 persen. Sementara itu, secara kuartal ke kuartal, juga mengalami penurunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Konsumsi pemerintah terkontraksi, karena ada pergeseran gaji ke-13,” kata Kecuk, sapaan akrab Suhariyanto, Jakarta, Senin 7 Agustus 2017.

img_title Meski TKD Turun, Purbaya Pastikan Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik

Berdasarkan data otoritas statistik, realiasi belanja pegawai pada kuartal dua mencapai Rp85,83 triliun, atau turun 0,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, realisasi belanja barang pada kuartal kedua mencapai Rp62,96 triliun, atau turun 7,11 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Meski demikian, BPS mencatat, realisasi belanja bantuan sosial berhasil mengalami peningkatan sebesar 18,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini, kata Kecuk, terutama berasal dari belanja perlindungan sosial, dan penanggulangan kemiskinan yang digenjot oleh pemerintah.

img_title Purbaya Laporkan APBN Defisit Rp 321,6 Triliun Per Agustus 2025

“Bisa terlihat kalau bantuan sosial meningkat. Jadi meskipun terkontraksi, tapi komponen belanja bansos meningkat. Ini lebih banyak digunakan untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Data BPS menunjukan, konsumsi pemerintah selama kuartal kedua tahun ini hanya minus 1,93 persen. Komponen belanja pemerintah terhadap produk domestik bruto, tercatat sebesar 8,63 persen. (adi)

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara

Belanja APBN Kuartal IV 2026 Tembus Rp1.300 Triliun, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan bahwa belanja APBN pada kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut