Jonan Janji 5 Persen Divestasi Freeport ke Masyarakat Adat

Tambang Grasberg Freeport Indonesia di Papua.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Banjir Ambarita

VIVA.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Ignasius Jonan melakukan pertemuan dengan masyarakat adat Papua untuk membahas persoalan divestasi PT Freeport Indonesia pada hari ini, Senin, 4 September 2017. 

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, Menteri Jonan menyebutkan bahwa dari 51 persen rencana divestasi saham PT Freeport Indonesia, sekitar 5 hingga 10 persen akan menjadi milik Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Timika dan Masyarakat Adat Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jonan menjanjikan, pemerintah akan memperhatikan masyarakat adat Papua. Ia mengimbau agar masyarakat adat Papua juga bisa menulis surat kepadanya atau berbicara melalui forum resmi.

img_title Bos Freeport Ungkap Sudah Serahkan Draf Perjanjian Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah

"Mungkin 5 sampai 10 persen itu sebagian untuk masyarakat adat. Itu kalau menurut saya. Nanti saya juga bicara untuk 51 persen kapan untuk diambil alih, terus harganya berapa, siapa dapat apa, nanti kami akan fasilitasi, tapi yang memimpin setelah ini Menteri BUMN," tutur Menteri Jonan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 4 September 2017. 

Perwakilan Masyarakat Adat Papua yang hadir mengapresiasi kinerja Kementerian ESDM dalam melakukan perundingan dengan PT Freeport Indonesia, termasuk karena melibatkan perwakilan masyarakat adat Timika dalam perundingan. 

img_title Anggota KKB Kepala Air yang Tembak Mati Karyawan Freeport Ditangkap

"Kami tadi bertemu Pak Menteri untuk mengucapkan terima kasih, sangat luar biasa perundingannya tinggal mencapai kesepakatan bahwa perusahaan akan divestasi 51 persen, itu sangat luar biasa. Kami merasa bahwa Menteri ESDM dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah berjuang demi kedaulatan bangsa," ujar Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) Odizeus Beanal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat adat Papua juga meminta agar ke depan masyarakat adat dapat dilibatkan dalam perundingan bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, lembaga adat terkait dan pemilik hak ulayat agar dapat memperoleh hak atas kepemilikan tanah. 

"Kami harap ke depan untuk perundingan detail bagiannya itu kami ikut terlibat dan diberikan kesepakatan yang baik untuk masyarakat setempat," ujar Odizeus. (ase)

Progres pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga sudah lampaui 80 persen.

Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

Petrokimia Gresik bakal melakukan peningkatan pasokan asam sulfat sebagai bahan baku produksi pupuk, yang berasal dari Smelter Manyar milik Freeport Indonesia (PTFI).

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut