Ubah Pola, Pertamina Lubricants Bangun Kemandirian Ekonomi

Enduro Gear
Sumber :
  • VIVAnews/Haryanto Tri Wibowo

VIVA.co.id – PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor pelumas, telah mengubah pola pendekatan program tanggung jawab sosial dari filantropi yang hanya fokus  pada donasi dan voluntir menjadi pendekatan creating shared value.

img_title KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, Usaha Es Buah Jadi Laundry Express

Creating shared value (CSV) sendiri adalah kemitraan strategis yang dapat menciptakan dampak dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Evolusi program tersebut dilakukan dengan program Enduro Student Program (ESP) untuk kemandirian ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Enduro Student Program pada Agustus 2017 masuk batch II, program ini sebenarnya telah dimulai pada 2016,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Fitri Erika melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA.co.id, Rabu 4 Oktober 2017.

img_title Bukan Sekadar Jual Kebab! Kebab Endul Sukses Tumbuh Berkelanjutan Lewat Zero Waste dan LinkUMKM BRI

Ia menuturkan, ESP sendiri berfokus pada sektor pendidikan berupa peningkatan pendidikan bidang otomotif sepeda motor dan kewirausahaan. Tujuannya mencetak wirausaha tenaga muda produktif Indonesia di bidang otomotif khususnya perbengkelan. 

Pada program ESP, peserta diberikan pelatihan teknik sepeda motor bersama Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), praktik kerja dan mentorship oleh bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan usaha perbengkelan.

img_title Valentino Rossi Hadir di Jakarta Bersama Pertamina Enduro VR46 Jelang Grand Prix Indonesia

Sasaran utama program ini menurut Fitri adalah siswa atau alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK dipilih karena merupakan jenjang pendidikan yang sangat erat kaitannya dengan industri otomotif dan teknologi. Segmen ini sesuai dengan kegiatan industri yang dijalankan oleh perusahan. 

“Dari program ESP batch I telah mencetak wirausaha muda baru dengan merintis lima bengkel baru di Cilacap,” ujarnya menambahkan.

Pada batch pertama, peserta yang mengikuti program ESP sebanyak 18 orang ditambah tiga orang dari program sebelumnya.  Kemudian pada batch II, diikuti 20 peserta dari seluruh SMK yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitri menambahkan, dengan perubahan pola bisnis dari tanggung jawab sosial tersebut perseroan berharap adanya sharing value benar terlaksana. Sebab, keterampilan para siswa semakin bertambah, mereka mampu menjadi mekanik bengkel yang andal dan menjual produk pelumas Pertamina kemudian mereka memiliki bengkel sendiri. 

“Satu sisi para peserta menjadi mandiri dengan memiliki usaha sendiri atau memiliki keterampilan di bidang perbengkelan. Di sisi lain, produk pelumas milik Pertamina (Enduro) laku terjual,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut