Smartfren Siap Ikut Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz

Smartfren 4G LTE Advanced.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

VIVA.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi membuka seleksi lelang pita frekuensi radio 2,1 GHz dan 2,3 GHz awal pekan ini. Untuk tahap pertama Kominfo menerima proposal untuk lelang pita frekuensi radio 2,3 GHz.

img_title Segini Jumlah Pelanggan XL, Axis dan Smartfren di Kuartal III 2025

Ditemui usai peluncuran Andromax Prime, Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys menyatakan bakal mengikuti kedua seleksi lelang pita frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz. Penambahan frekuensi ini, kata Merza, berguna untuk perbaikan layanan agar lebih cepat. Semakin besar frekuensi semakin besar efisiensinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya diundang ikut (seleksi) ya ikut. Apa saja mau saya (2,1 atau 2,3 GHz)" kata Mirza di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

img_title Ekspansi XLSmart Terus Berlanjut

Merza bercerita mengenai proses seleksi lelang ini. Menurutnya, setelah proposal masuk pada tanggal yang ditetapkan, setelah itu penawaran harga oleh para operator. Harga harus mengikuti ketetapan pemerintah atau dikenal dengan istilah e-options.

Barulah setelah itu pemerintah menentukan pemenangnya. Bagi peserta yang menang, kata Merza, tidak boleh lagi mengikuti seleksi lelang pita frekuensi berikutnya, yaitu 2,1 GHz.

img_title Smartfren Makin Geber Pascamerger

Soal persiapan harga penawaran, Merza menyatakan Smartfren menyanggupi nominal yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Semua ada perencanaan, tidak mungkin saya ikut tidak ada perencanaan," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, untuk objek seleksi lelang, yaitu pita frekuensi radio 2,1 GHz, terdiri dari dua blok pita frekuensi radio, masing-masing dengan lebar pita frekuensi radio 5 MHz moda FDD berpasangan. Lalu pita frekuensi radio 2,3 GHz,  terdiri dari satu blok pita frekuensi radio, dengan lebar pita frekuensi radio 30 MHz moda TDD.

Harga penawaran untuk frekuensi 2,3 Ghz adalah Rp366,720 miliar dengan jaminan penawaran (bid bond) sebesar Rp146,688 miliar. Sementara Harga dasar penawaran untuk frekuensi 2,1 GHz adalah Rp296,742 miliar dengan bid bond sebesar Rp118,696 miliar. (hd)

ilustrasi ibadah haji.

Perbandingan Paket Internet Haji Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren

Calon jamaah haji dari Indonesia sudah mulai diberangkatkan mulai 21 April 2026. Berikut rangkumkan biaya roaming dari Telkomsel, Indosat, dan XLSmart.

img_title
VIVA.co.id
20 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut