Harga Cabai dan Bawang Turun, Menko Darmin Cemas

Cabai.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku khawatir dengan pergerakan harga sejumlah komoditas pangan strategis yang di bawah harga normal. Hal tersebut bisa melemahkan perekonomian RI.

img_title Harga Cabai Meroket, Rawit Merah Tembus Rp132 Ribu per Kg!

“Harga cabai rawit, bawang, agak jatuh,” kata Darmin usai meresmikan lobi di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Darmin menilai, kondisi harga komoditas pangan yang rendah berbanding terbalik dengan tahun lalu. Pada tahun lalu, harga cabai rawit dan bawang menjadi salah satu komoditas yang cukup memberikan pengaruh terhadap pergerakan indeks harga konsumen.

img_title Alasan di Balik Tingginya Harga Cabai

Padahal, menurutnya, pasokan dua komoditas tersebut dalam beberapa bulan terakhir cukup memadai. Maka dari itu, mantan Gubernur Bank Indonesia itu menegaskan akan memanggil menteri teknis, untuk mendapat kejelasan mengenai hal itu.

“Saya coba undang menteri teknis terkait harga cabai dan bawang yang agak jatuh. Musimnya bagus,” kata Darmin.

img_title Harga Cabai Rawit Merah Hari Ini Tembus Rp114 Ribu, Pedasnya Sampai ke Kantong!

Sementara itu, terkait dengan laju inflasi hingga akhir tahun, pemerintah memperkirakan bisa berada rentang 3,7-3,8 persen secara year on year. Angka tersebut, masih sejalan dengan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2017 sebesar empat persen.

“Artinya cukup baik, makin jelas bergerak di bawah empat persen,” kata mantan Direktur Jenderal Pajak itu. (one)

Ilustrasi harga pangan, cabai hingga bawang.

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp105 Ribu, Jauh Lebih Mahal dari Telur Ayam dan Beras

Harga cabai rawit merah mencapai Rp105.300 per kg pada 13 Oktober 2026, jauh di atas telur ayam Rp29.700 dan beras kualitas bawah Rp14.700 per kg. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut