Birokrasi RI yang Kebanyakan Rapat Hambat Investasi

Kepala BKPM Thomas Lembong.
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

VIVA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengakui, budaya birokrat di Indonesia masih belum efisien. Banyak hal yang diformulasikan menjadi kebijakan, namun panduan pelaksanaannya masih sedikit. 

img_title Rosan Ungkap Separuh Investasi RI Kuartal II 2026 Berasal dari Asing, Tembus Rp257,7 Triliun

Thomas mengatakan, proses transisi sebuah kebijakan pun banyak yang tidak melalui proses yang baik karena banyaknya rapat-rapat yang memakan waktu. Sehingga tak jarang ini menghambat investasi asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada porses transisi. Mengagetkan, bagaimana tidak efisiennya cara kita di birokrasi," kata Thomas dalam acara U.S-Indonesia Investment Summit di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis 2 November 2017.

img_title Prabowo: Saya Tak Takut Jokowi, Beliau Punya Banyak Prestasi yang Harus Diakui

Tak hanya itu, Thomas juga menyindir banyaknya para pejabat yang selalu mengutamakan budaya rapat melalui tatap muka. Padahal,  negara maju sudah melakukan rapat dengan surat elektronik ataupun di dunia maya .

"Di negara maju, dengar kata meeting kita melakukan lewat email kalau ada hal yang mau disampaikan lewat diskusi melalui email hanya dengan menyentuh reply to all. Ini berlangsung lewat email, mungkin Karena mengetik melelahkan (bagi birokrat Indonesia)," ujar dia. 

img_title Rosan Pede Peran Strategis RI di ASEAN Bisa Rebut Arus Investasi Asing Berkualitas

Ia pun menegaskan, bagi negara maju, birokrat dan para pejabat tidak mau kehilangan waktu dengan rapat. Indonesia juga sudah mulai harus mencontoh hal tersebut.

"Di negara maju tidak mau kehilangan waktu dengan meeting. Negara kita kurang budaya membaca dan menulis. Ini adalah salah satu alasannya sejak masa kanak-kanak tidak terlalu banyak membaca, sampai ke usia kerja tidak biasa membaca," ujarnya. (mus)

Presiden Prabowo

Prabowo Tegaskan Semua Investasi di Indonesia Bakal Diamankan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berkomitmen menghormati dan mengamankan seluruh investasi yang ditanamkan di Indonesia dari mana pun asalnya.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut