Net1 Sediakan Layanan 4G LTE untuk Pemkab Musi

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin dan CEO Net1 Indonesia, Larry Ridwan (kanan).
Sumber :
  • Dok. Net1

VIVA – Net1 Indonesia, merek dagang dari PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penyediaan infrastruktur telekomunikasi layanan data berbasis 4G LTE dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

img_title Kapolres, Dandim hingga Kajari Musi Banyuasin Pererat Soliditas Lewat Senam dan Tenis Meja

Chief Executive Officer Net1 Indonesia, Larry Ridwan, mengatakan infrastruktur layanan data berbasis 4G LTE ini untuk membantu aktivitas kerja aparatur pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Net1 juga akan menjajaki peluang kerja sama strategis untuk menyediakan piranti machine to machine (M2M) dan internet of things (IoT).

img_title Langkah Strategis Perbaiki Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat yang Aman dan Legal di Musi Banyuasin

"Kerja sama ini diperlukan untuk pengembangan Smart Regency oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Kami memang menyasar daerah urban seperti pedesaan, karena intensitasnya rendah dan cocok dengan sinyal kita," kata Larry, di Jakarta, Kamis, 9 November 2017.

Ia berharap juga dapat mendorong program pemerintah dalam penyediaan layanan data hingga kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

img_title Warga Musi Banyuasin Kini Dapat Akses Air Bersih

Sebelumnya, layanan Net1 juga telah hadir di daerah Aceh, Lampung, Palembang dan sekitarnya, di mana sebelumnya merupakan cakupan dari layanan Ceria berbasis jaringan CDMA.

Larry menambahkan, layanan Net1 akan diperluas penyebarannya di seluruh wilayah Pulau Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, dengan adanya layanan Net1, maka diharapkan membantu pemkab menjadi daerah yang smart dan melek terhadap perkembangan teknologi digital dan telekomunikasi.

"Kami memiliki banyak potensi daerah yang bisa dipasarkan ke luar negeri. Adapun sektor pertambangan dan energi merupakan penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Registrasi Bruto (PDRB) Kabupaten Musi Banyuasin, yaitu mencapai 66,86 persen, disusul pertanian 12,35 persen," paparnya. (ase)

Sekitar 25 hektare kawasan Hutan Produksi di wilayah KPH Lalan Mendis, Musi Banyuasin, Sumsel, mengalami kebakaran

Kebakaran 25 Hektare di Musi Banyuasin Diselidiki, Titik Api Diduga dari Kebun dalam Kawasan Hutan

kebakaran menghanguskan sekitar 25 hektare laham kawasan Hutan Produksi di wilayah KPH Lalan Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel).

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut