YouTube Bersih-bersih Konten Paedofil

Logo YouTube.
Sumber :
  • Viva.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA – YouTube janji makin serius memerangi konten yang mengeksploitasi anak pada mediumnya. Media sosial berbasis video milik Google itu mengumumkan akan lebih tegas menyikapi konten paedofil dan lain-lainnya yang mengganggu publik. 

img_title Final ASEAN Cup 2026 Cetak Rekor Jumlah Penonton Siaran Langsung, Youtube: Luar Biasa!

Pengumuman YouTube memerangi konten yang membahayakan anak itu muncul kemarin setelah selalu dikritik buta atas merebaknya konten paedofil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pengumuman yang dikutip Crimeonline, Kamis 23 November 2017, Wakil Presiden Manajemen YouTube, Johanna Wright, mengatakan pihaknya selalu bersikap keras atas konten penganiayaan dan pelecehan anak.

img_title Kabar Baik buat Content Creator Indonesia

Wright menuturkan, kini YouTube sudah menghapusi konten yang mengancam anak, tak peduli latar belakang atau niatan unggahan konten tersebut. Untuk memperkuat penindakan konten yang menyerang anak, YouTube mengungkapkan sudah mengubah ketentuan pedoman. 

"Dalam beberapa pekan terakhir ini, kami memperluas penegakan pedoman konten kami, dengan menghapus konten yang berisi anak di bawah umur yang bisa membahayakan anak," ujar Wright dalam postingan di blog YouTube.

img_title Selandia Baru Perketat Medsos: Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses TikTok, YouTube hingga X

Penguatan pedoman konten yang melindungi anak pada YouTube yakni penerapan pedoman yang lebih ketat dan penegakan lebih cepat melalui teknologi, menghapus iklan dari video tak pantas yang menargetkan keluarga maupun anak-anak, memblokir komentar yang tak pantas pada video yang berisi anak di bawah umur. Selain itu, memberikan panduan bagi pembuat konten keluarga, kemudian melibatkan pakar maupun ahli dalam upaya pengawasan konten anak. 

“Dalam sepekan terakhir, Wright mengatakan YouTube telah menghentikan lebih dari 50 saluran dan menghapus ribuan video sesuai dengan pedoman konten kami, dan kami akan terus bekerja cepat menghapus tiap hari," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu saluran YouTube yang dihapus yakni saluran Toy Freaks. Saluran ini mengunggah berbagai video yang menunjukkan seorang ayah menyiksa anak perempuannya. 

Selain itu, YouTube juga mengatakan mereka telah memperkuat algoritma mereka untuk mencabut monetisasi 500 ribu video yang berisi karakter ramah keluarga tapi menunjukkan perilaku kekerasan, seksual dan tindakan ofensif lainnya. (ren)

Nadia Omara.

Link Nonton KHW Part 400 Nadia Omara yang Viral, Sudah Tembus 51 Juta Views!

Konten horor Nadia Omara kembali mencuri perhatian. Episode ke-400 segmen Kisah Horor Wawak (KHW) bertajuk "Pulang" menjadi perbincangan warganet, raih lebih dari 50 juta

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut