Digitalisasi Belum Tentu Ciptakan Pengangguran

Ilustrasi transaksi e-commerce.
Sumber :
  • www.pixabay.com/StockSnap

VIVA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas akhirnya buka suara terkait kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya digitalisasi di dunia bisnis yang bisa membuat berkurangnya lapangan kerja.

img_title Indonesia Cetak 1,26 Juta Sarjana per Tahun, tetapi 1,3 Juta Lulusan Perguruan Tinggi Menganggur

Deputi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Pungky Sumadi mengatakan, maraknya digitalisasi belum tentu menyebabkan serapan tenaga kerja berkurang secara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, dengan adanya digitalisasi bukan berarti orang jadi banyak menganggur. Sebab, jika diukur berdasarkan banyak toko konvensional tutup tentu itu belum bisa dikatakan akan menyebabkan banyak pengangguran.

img_title Pengangguran Anak Muda China Capai Rekor 18,9 Persen, AI Bikin Persaingan Kerja Makin Ketat

"Jadi kalau lihat tukang Gojek bertambah bukan berarti pengangguran turun, tapi Gojek itu bisa dia tukang ojek atau orang nyambi dari pekerjaan lain," ujar Pungki saat dihubungi oleh VIVA.

Ia menjelaskan, meski pusat belanja seperti Glodok dan Matahari tutup, sejumlah pekerjanya belum tentu menjadi pengangguran baru di Indonesia, sebab banyak sektor lain yang masih tumbuh dan bisa menyerap mereka.

img_title Pengangguran Terbuka Usia Muda Capai 17,37 Persen, Akses Kerja dan Pendidikan Jadi Tantangan

"Kalau ada toko tutup bukan berarti muncul pengangguran baru, bisa saja mereka diserap pekerjaan lain yang masih tumbuh cukup besar saat ini," ujarnya menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pungki mengungkapkan, sektor-sektor yang masih tumbuh cukup baik untuk bisa menyerap lapangan kerja yang terdampak digitalisasi antara lain di sektor makanan, pariwisata dan elektronika.

"Jadi turun di satu industri, tapi naik di industri lain." (mus)

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu dan Direktur PT Sentosa Garmindo Pratama Menandatangi Kerjasama

Atasi Pengangguran, Polres Metro Bekasi Kota Gandeng PT Sentosa Garmindo Melalui Program POLIRAN

Polres Metro Bekasi Kota menggandeng PT Sentosa Garmindo Pratama melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) untuk meningkatkan keterampilan & kesiapan

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut