Bunga Bank Berpotensi Naik 2019, RNI Pertimbangkan Terbitkan Obligasi

Ilustrasi pinjaman.
Sumber :
  • Halomoney

VIVA – Bunga pinjaman perbankan diprediksi masih berpotensi naik pada 2019 menyusul adanya proyeksi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Hal ini membuat pengusaha mulai sibuk mencari alternatif pembiayaan lain untuk mendukung usahanya.

Garuda Indonesia Raup Laba US$251,9 Juta pada 2023

Direktur Keuangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), M Yana Aditya mengakui, pihaknya mulai mempertimbangkan untuk mencari alternatif pinjaman, yaitu beralih dari perbankan ke obligasi. Pasar keuangan tahun depan menurutnya akan semakin ketat. 

"Bisnis kami memang membutuhkan pendanaan. Dengan bunga naik kami menghitung ulang kira-kira instrumen apa yang pas apakah masih menggunakan pinjaman perbankan atau kita ke pasar modal untuk menerbitkan obligasi," kata Yana dalam diskusi 'Meraba Ekonomi 2019' di Jakarta, Sabtu 15 Desember 2018.

BNI Bakal Terbitkan Global Bond US$500 Juta, Jadi Incaran Investor Asing

Di satu sisi, pengusaha masih optimis menatap ekonomi 2019 dengan adanya pembangunan infrastruktur yang dilakukan dilakukan pemerintah. Namun, pengusaha juga tetap waspada melihat situasi ekonomi global seperti perang dagang antara Amerika Serikat dengan China yang masih berpotensi berlanjut. 

"2019 kami optimis tapi tetap hati-hati," katanya. 

Pemilu Lancar Digelar, Intip Prospek Investasi Reksa Dana dan Deposito

Keoptimisan pengusaha, ucap dia, dilandasi pembangunan infrastruktur yang diklaim akan mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai bidang. Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan dikatakannya terus naik yang memang sebagian besar digunakan untuk infrastruktur. 

"Kami sebagai pelaku melihat bahwa ini sebagai rasa optimis dengan adanya pembangunan," kata dia. (mus)

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 22 April 2024: Produk Global dan Antam Kompak Merosot

Namun, harga pembelian kembali atau buyback emas produksi Antam ditetapkan tidak berubah seharga Rp 1.236.000 per gram.

img_title
VIVA.co.id
22 April 2024