Insentif Pajak UMKM Ditegaskan Tak Hanya Buat yang Terdampak Corona

Direktur P2 Humas Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama.
Direktur P2 Humas Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama.
Sumber :
  • Fikri Halim/VIVA.co.id

VIVA – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian keuangan menegaskan Insentif pajak untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Tidak hanya untuk yang terkena dampak pandemi COVID-19. Penangguhan pembayaran pajak 0,5 persen dari omzet ini berlaku untuk semua UMKM.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, dalam webinar UMKM Bangkit bersama Pajak di Era Pandemi mengatakan, untuk mendapatkan insentif ini UMKM hanya cukum melapor ke Ditjen Pajak. Tidak ada syarat-syarat khusus yang ditetapkan.

“Jadi insentif ini memang untuk semua UMKM, baik yang terdampak maupun yang tidak terdampak. Kalau yang tedampak, PPh sebesar 0,5 persen itu tidak perlu dibayar karena ditanggung pemerintah. Sedangkan UMKM yang tidak terkena dampak, juga bisa memanfaatkan insentif ini. Cukup membuat laporan ke Ditjen Pajak dan tetap bisa mendapatkan insentif,” ujar Hestu dikutip, Selasa 14 Juli 2020.

Hestu mengatakan, insentif tersebut diharapakan dapat membantu kinerja keuangan UMKM selama pandemi saat ini. 0,5 persen pajak penghasilan UMKM yang dibebaskan sementara, bisa untuk membayar gaji pekerja atau untuk disimpan sebagai modal untuk bisa bertahan.

Baca juga: Kepala BKPM Ungkap Ketergantungan Ekonomi RI dengan China

“Karena itu, kami berharap semakin banyak UMKM yang memanfaatkan insentif ini. Sosialisasi sudah kita lakukan termasuk mengirim surat elektronik kepada 2,3 juta UMKM yang sudah membayar pajak. Namun, hingga kini baru sekitar 200 ribu UMKM yang sudah memanfaatkan insentif pajak di masa pandemi,” jelas Hestu.

Hestu menambahkan, skema pajak untuk UMKM sudah dibuat dengan mudah. PPh yang harus dibayar yaitu 0,5 persen dari omzet per bulan. Ini berlaku untuk UMKM dengan omzet Rp4,8 miliar per tahun atau Rp400 juta per bulan ke bawah. Skema ini dibuat sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada wajib pajak UMKM.