Dialog Soal KUR di Klaten, Airlangga Dapat Batik Simbol Keberuntungan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenko Ekonomi.

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Klaten, Jawa Timur hari ini. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu Airlangga melakukan dialog langsung dengan para UMKM. Dia menyampaikan, tahun ini Pemerintah menggelontorkan senilai Rp285 triliun untuk membantu para UMKM. 

“Arahan Bapak Presiden, anggaran KUR ini ditingkatkan dan saat ini sudah ditingkatkan dari Rp253 triliun rupiah menjadi Rp285 triliun rupiah dengan bunga 3 persen,” ujar Airlangga dikutip dari keterangannya, Jumat 24 September 2021.

Salah satu UMKM yang berdialog dengan Airlangga adalah Saeful Ghofur (45), yang merupakan UMKM batik tulis. Saeful pun memberikan memberikan batik bermotif 'Mahkota Swastika' kepada Airlangga.

"Untuk bapak kita buat desain khusus kita namai "Mahkota Swastika. Jadi mahkota itu simbol wahyu, swastika itu simbol keberuntungan. Untuk warnanya juga pas pak kuning elegan," ujar Saeful.

Saeful menceritakan, mulai menekuni usaha batik tulis selama lebih dari 20 tahun. Dia pun menyebut Airlangga merupakan sosok yang Nggateke (perhatian) terhadap pelaku UMKM. Menurutnya, hal itu terlihat saat Airlangga mengunjungi stand-stand UMKM dan berdialog bersama pelaku UMKM. 

Baca juga: Aprindo Sebut Banyak Ritel Akan Gulung Tikar Akibat Kebijakan Anies

"Luar biasa dia sama UMKM, Nggateke sekali, memperhatikan sekali. Itu kita lihat dari cara kunjungan beliau ke stand, itu tidak sekedar lewat, tapi terjadi dialog, ditanya apa kendalanya, apa harapannya ke depan. Terus juga ditindak lanjuti dengan tindak nyata, jadi  membantu sekali," ujarnya. 

Saeful berharap Airlangga bisa terus memperjuangkan UMKM di Indonesia supaya UMKM bisa kembali bangkit. Sehingga pada akhirnya dapat menopang perekonomian Indonesia. 

"Harapannya beliau tetap konsisten memperjuangkan UMKM biar UMKM ke depan bisa berdiri kokoh di kaki sendiri," katanya. 

Saeful diketahui merupakan salah satu penerima program KUR dari BNI. Saeful mendapat bantuan pinjaman sebesar Rp50 juta dan akan digunakan untuk tambahan modal mengembangkan usahanya.