Stabilisasi Harga, Bulog Ditugasi Serap Jagung Produksi Dalam Negeri

Tanaman Jagung
Tanaman Jagung
Sumber :

VIVA – Pemerintah telah mengambil langkah stabilisasi harga jagung pakan ternak ayam dengan cara penugasan Perum Bulog. Perusahaan itu diminta melakukan pengadaan jagung sebanyak 30 ribu ton sejak 22 September 2021.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan Isy Karim mengatakan, pengadaan ini tidak dilakukan dengan cara impor. Melainkan dengan optimalisasi produksi dalam negeri.

"Ini sedang on progres dan menteri perdagangan sudah menyampaikan surat kepada menteri BUMN untuk menugaskan Perum Bulog melakukan pengadaan jagung pemerintah," kata dia dalam diskusi virtual PATAKA, Kamis, 30 September 2021.

Melalui proses pengadaan untuk kebutuhan 3 bulan tersebut, Isy mengatakan bahwa jagung ini nantinya akan didistribusikan kepada peternak mandiri. Di gudang peternak atau koperasi degan harga jual sebesar Rp4.500 per kilogram.

Isy pun mengungkapkan, keputusan dicapai dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 22 September 2021. Sebab, harga jagung di peternak sudah tembus Rp5.800-6.000 per kg.

"Tentu ini sangat memberatkan peternak-peternak khususnya peternak layer mandiri. Ini juga ada pukulan telak buat peternak mandiri karena harga ayamnya justru turun, harga telur juga turun, padahal harga jagung pakan ini naik," paparnya.

Baca juga: Bahlil Minta Pemda Muluskan Pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim di Fakfak