Tips Menteri ATR/BPN Biar Masyarakat Tidak Dikelecein Mafia Tanah

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan, Nasional Sofyan Djalil
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan, Nasional Sofyan Djalil
Sumber :
  • VIVAnews/Fikri Halim

VIVA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil mengakui, praktik mafia tanah di Indonesia saat ini harus segera ditangani melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, salah satunya yakni dengan pemberian pemahaman soal masalah pertanahan.

Tak tanggung-tanggung, Sofyan bahkan memberikan langsung tips-tips agar masyarakat jangan sampai dikelecein atau dibodohi oleh para mafia tanah tersebut.

"Yang pertama, yang bikin banyak korban di masyarakat adalah penipuan dengan meminjam (sertifikat), pura-pura beli rumah," kata Sofyan dalam telekonferensi, Senin 18 Oktober 2021.

Baca juga: 32 Proyek RI Senilai Rp150 T Ditawarkan ke Investor, Ini Daftarnya

Sofyan menegaskan bahwa modus semacam itu lah yang beberapa waktu lalu sempat menimpa keluarga dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia ke-5, Dino Patti Djalal, yang sempat ramai diberitakan media. 

Dalam kasus itu, Sofyan memastikan bahwa ada mafia tanah yang datang pura-pura ingin membeli rumah, dengan mengakali sertifikat asli yang dimiliki si pemilik rumah.

"Karena mau membeli rumah, dia minta sertifikat ya kan. Sertifikat ini dipalsukan atau kemudian dikasih uang muka, dimana harga rumah Rp20 miliar namun dikasih uang muka Rp1 miliar saja. Kemudian diberikan pinjaman sertifikatnya. Nah ini yang terjadi praktiknya," ujarnya.