Rupiah Melemah di Awal Pekan, Ini Pemicunya

Uang kertas rupiah dan dolar AS.
Uang kertas rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Senin, 22 November 2021. Rupiah bergerak di kisaran atas Rp14.250 per dolar AS pada pagi ini.

Di pasar spot, pada pukul 09.18 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.253 per dolar AS. Melemah 0,15 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.232.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia terakhir di level Rp14.237 per dolar AS, cenderung melemah dari nilai tengah hari sebelumnya di level Rp14.231 per dolar AS.

Uang Rupiah dan Dolar AS. (Ilustrasi)

Uang Rupiah dan Dolar AS. (Ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan hari ini dipicu oleh sentimen negatif pelaku pasar keuangan terhadap sikap bank sentral negara maju terhadap tingkat inflasi.

"Federal Reserve AS sekarang mempertimbangkan kenaikan suku bunga sebelumnya karena inflasi terus meningkat dan pemulihan ekonomi dari COVID-19 berlanjut," kata dia dikutip dari analisisnya hari ini.

Dari dalam negeri, dia melanjutkan, pelemahan rupiah mampu ditahan oleh sentimen baik perekonomian Indonesia akibat semakin terkendalinya penyebaran wabah Pandemi COVID-19.