Mahfud MD Terpaksa Pidanakan Obligor BLBI yang Tak Mau Bayar Utang

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
Sumber :
  • Youtube Kemenkeu

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD kembali mengingatkan ancaman hukuman pidana bagi obligor dan debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang tidak mau bayar utang-utangnya.

Dia menekankan, hukuman pidana tersebut terpaksa akan diberlakukan nantinya jika para obligor dan debitur tersebut tidak juga mau kooperatif untuk menyelesaikan utang-utangnya terhadap negara dalam kasus BLBI.

"Dan kami sudah menyiapkan perangkat-perangkat langkah hukum, baik hukum administrasi, hukum perdata maupun kalau terpaksa hukum pidana," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021.

Baca juga: Teken MoU, Kini Buka Rekening BSI Bisa dari Aplikasi LinkAja

Selain itu, Mahfud pun menekankan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI juga akan terus memburu aset-aset para obligor dan debitur yang tidak kooperatif.

"Pesan saya juga sudah jelas, tapi satu hal, kami akan terus bekerja memburu aset-aset dan orang-orang yang sekarang belum kooperatif untuk segera duduk bersama kami. Kalau merasa utangnya tidak segitu mari hitung bersama-sama," tegasnya.

Senada, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan, pemerintah juga akan terus meminta Satgas BLBI untuk menggunakan segala cara sesuai peraturan perundang-undangan mengembalikan hak negara ini.