Bisnis Hulu Migas Siap-siap Ikuti Roadmap Inisiatif Rendah Karbon

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak & Gas Bumi / SKK Migas
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak & Gas Bumi / SKK Migas
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sedang menyusun peta jalan inisiatif rendah karbon untuk pengelolaan lingkungan dalam operasional industri tersebut di masa depan.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam pembukaan IOG 2021 di Badung, Bali, Senin, 29 November 2021 mengungkapkan, peta jalan itu akan menjadi pijakan bagi industri hulu migas dalam mencapai target produksi minyak 1 juta barel dan 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030. Dengan, tetap mendukung pencapaian target pembangunan rendah karbon.

"Kami sedang melakukan kajian melalui bench marking potensi kegiatan dan strategi. Hasil bench marking akan digunakan untuk menyusun roadmap. Sehingga dapat diketahui prioritas utama strategi untuk penurunan emisi karbon dalam rangka peningkatan produksi migas," ujar Dwi dikutip Selasa, 30 November 2021.

Dia mengungkapkan, peta jalan itu ditargetkan rampung dalam waktu tiga sampai empat bulan ke depan. Hal itu untuk mendukung pelaksanaan program yang akan dilakukan para kontraktor migas (KKKS) secara maksimal.

Lebih lanjut dia mengatakan, SKK Migas telah memiliki enam strategi untuk mengawal industri hulu migas agar menghasilkan emisi rendah karbon. Yaitu, penerapan kebijakan dan regulasi yang dapat mendukung penerapan rendah karbon, pengelolaan energi, zero routine flaring, mengurangi emisi kebocoran, penghijauan dan CCS/CCUS.

Baca juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Soal Pengemudi Mercy yang Lawan Arah di Tol

Bahkan salah satu program, yaitu program penghijauan telah masuk ke dalam Key Performance Indicator (KPI) SKK Migas. "Sejak 2021, kami sudah memasukkan program penghijauan ke dalam KPI SKK Migas untuk memastikan realisasi proyek di lapangan," ujar Dwi.