Investasi Properti di Masa Pemulihan Ekonomi Dinilai Menjanjikan

Ilustrasi grafik properti.
Ilustrasi grafik properti.
Sumber :
  • Freepik

VIVA – Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan harga properti residensial pada Triwulan III/2021. Hal itu tercermin dari kenaikan indeks harga properti residensial (IHPR) sebesar 1,41 persen year on year (YoY).

Merespons hal tersebut, General Manager Nirwana Hill Serpong Hanry Lie memperkirakan, harga properti residensial (tempat tinggal) masih akan tumbuh pada Triwulan IV/2021. Pertumbuhan itu pun akan berlanjut di masa mendatang seiring dengan pemulihan ekonomi nasional. 

"Peluang prospeknya akan tetap positif di akhir tahun ini, bahkan tahun mendatang seiring pertumbuhan ekonomi dan sentimen positif. Berkat keberhasilan program vaksinasi COVID-19 yang terus digenjot oleh Pemerintah," kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangannya, Selasa, 1 Desember 2021.

Dia mengungkapkan, di tengah tengah masa pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi seperti sekarang ini, tak salah rasanya jika menempatkan hunian dengan harga terjangkau sebagai pilihan bijak untuk memiliki tempat tinggal. Sekaligus bentuk investasi yang mumpuni.

Unit Rumah di Nirwana Hill.

Unit Rumah di Nirwana Hill.

Photo :
  • Dokumentasi Nirwana Hill.

Hal tersebut lanjutnya, disediakan oleh, Nirwana Hill Serpong dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp 600-an juta. Masyarakat bisa memiliki rumah eksklusif di tengah kondisi ekonomi yang mulai bangkit.

“Apalagi membeli hunian sedini mungkin, seperti di masa-masa awal kebangkitan sekarang ini, tentunya kian memperbesar kesempatan untuk memberikan hasil investasi yang lebih optimal, seiring pertumbuhan ekonomi di waktu mendatang," ucap dia.