PBB Luncurkan Program Percepatan Investasi SDGs di Indonesia

Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meluncurkan ASSIST.
Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meluncurkan ASSIST.
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meluncurkan program untuk mempercepat investasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia atau Accelerating Sustainable Development Goals (SDGs) Investment – ASSIST.

Program baru ini nantinya membuka jalan bagi mekanisme investasi dan pembiayaan baru yang sangat dibutuhkan untuk mengisi kesenjangan pendanaan SDGs di Indonesia. 

Program ini memanfaatkan berbagai instrumen pembiayaan inovatif dari sumber pemerintah dan non-pemerintah (misalnya, publik, swasta, dan Syariah) untuk mengisi kesenjangan pendanaan SDGs sebesar US$4,7 triliun.

Baca juga: Pamer Payudara di YIA, Reuni 212 hingga Mimpi Ketemu Rasulullah

Adapun empat lembaga PBB yang melakukan program ASSIST itu yaitu United Nations Development Programme (UNDP), United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Children's Fund (UNICEF), dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) bekerja bersama Pemerintah Indonesia untuk menutup kesenjangan pendanaan untuk SDGs.

Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Valerie Julliand, mengatakan, dalam mencapai SDGs membutuhkan sumber daya dan dana yang sangat besar. Kuncinya ada pada pemanfaatan pembiayaan yang telah ada dan sumber pembiayaan baru. 
Untuk itu, Valerie mengatakan Indonesia harus semangat dalam kolaborasi dan kemitraan untuk Dekade Aksi ini. Peluncuran program ini dilakukan hanya dua hari setelah Indonesia menjadi Presiden G20. 

"Ini adalah saat yang tepat untuk membahas pembiayaan SDGs, yang telah menjadi komitmen Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kerjasamanya dalam pelaksanaan Program ASSIST,” kata Valerie dalam keterangan tertulisnya, Jumat 3 Desember 2021.