Ibu Kota Negara Pindah ke Kaltim, Jakarta Akan Jadi Daerah?

Ruang Terbuka Hijau di ibu kota Jakarta.
Ruang Terbuka Hijau di ibu kota Jakarta.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Ibu Kota Negara Indonesia akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur usai UU IKN disahkan DPR. Lalu perlukah DKI Jakarta tetap dijadikan daerah khusus?

Menurut pengamat Tata Kota Yayat Supriatna, DKI Jakarta sudah jadi daerah khusus meski nanti tidak jadi Ibu Kota lagi. Sebabnya, DKI Jakarta kini sudah berstatus provinsi.

"Karena Jakarta adalah kota dengan status Provinsi. Jadi otomatis kota dengan status Provinsi pimpinan daerahnya adalah Gubernur," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu 19 Januari 2022.

Baca juga: Sri Mulyani Akui Tak Mudah Buat Defisit APBN 2021 di Bawah Target

Meski sudah jadi daerah khusus, menurut Yayat nantinya jika DKI Jakarta tidak lagi jadi Ibu Kota perlu diberikan kekhususan terkait beberapa hal. 
Alasannya, pertama karena faktor history DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia. Artinya, karena punya beban sejarah secara nasional, maka DKI Jakarta perlu dapat kekhususan tadi.

"Kedua, Jakarta diberikan kekhususan pengembangannya nanti sebagai pusat kegiatan ekonomi secara internasional, artinya, dia bisa dikembangkan sebagai pusat bisnis perdagangan dan jasa atau industri secara internasional. Jadi, di situ ada kekhususan, dari berbagai regulasi di sektor pembangunan dan investasi," katanya.

Kemudian, lanjutnya, DKI Jakarta juga diberikan kewenangan khusus semacam koordinasi pembangunan Jabodetabek. Sebagai contoh, kewenangan khusus pada bidang transportasi. Sekarang contohnya sudah ada LRT.