Pemanfaatan Aset Negara Buat Bangun IKN Jadi Fokus Kerja DJKN 2022

Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), memasukkan Ibu Kota Negara (IKN) baru sebagai rencana strategis DJKN di tahun 2022. Khususnya terkait pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Selain IKN terdapat beberapa rencana kerja strategis lainnya, yang dikelompokkan sesuai bidang kerja. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur DJKN Rionald Silaban, pada Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI.

“Di bidang Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), akan berfokus pada pengasuransian BMN, perumusan strategi pemanfaatan aset untuk pembangunan IKN, percepatan sertifikasi BMN berupa tanah di 32.208 bidang. DJKN juga akan bekerjasama dengan LMAN dalam Pengembangan dan Branding Marketplace AESIA (Aset Indonesia),”ujar Rionald melalui keterangannya pada, Jumat 28 Januari 2022.

Adapun pada bidang bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Lain-lain, akan dilakukan peningkatan tata Kelola BMN Hulu Migas dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

Desain Garuda untuk Istana Negara di Ibu Kota Negara Baru.

Desain Garuda untuk Istana Negara di Ibu Kota Negara Baru.

Photo :
  • Tangkapan kamera @suharsomonoarfa.

“Kita hendak melakukan sertifikasi 240 bidang tanah dan juga kita hendak meng-inventarisasi dan penilaian aset KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dan PKP2B seluas 105.281 ha dan 76.915 line harta barang modal,” ujarnya.

Selain itu DJKN akan melaksanakan monitoring serta evaluasi pengelolaan investasi pemerintah kepada BUMN, Lembaga, atau Badan Layanan Umum (BLU).