IMF: Upaya AS Perangi Inflasi Diperlukan, Tapi 'Sedikit Sakit'

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva.
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva.
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/Mike Theiler

VIVA – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menggarisbawahi pentingnya memerangi inflasi saat ini untuk menopang prospek pertumbuhan ekonomi di masa depan. Hal itu disampaikannya pada Jumat, 24 Juni 2022 lalu.

Ia pun memperingatkan bahwa upaya memerangi inflasi dapat menyebabkan "kesakitan" bagi konsumen dalam jangka pendek.

"Sukses dari waktu ke waktu (dalam menurunkan harga) akan bermanfaat bagi pertumbuhan global, tetapi beberapa kesulitan untuk mencapai kesuksesan itu bisa menjadi harga yang harus dibayar," kata Kristalina dikutip dari Antara pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 25 Juni 2022: Antam Tercatat Stagnan

Dengan upaya tersebut, Kristalina mengatakan saat ini IMF memangkas perkiraan pertumbuhan AS untuk 2022 sebesar 0,8 poin persentase menjadi 2,9 persen.

Kristalina mengatakan IMF percaya Amerika Serikat dapat lolos dari resesi, tetapi memperingatkan bahwa prospek itu memiliki risiko penurunan "signifikan".

Sebelumnya, guna mengatasi inflasi di AS, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pada Selasa 21 Juni 2022, berencana untuk berbicara dengan Presiden China Xi Jinping.