Berkat IUAE–CEPA, Barang RI ke UEA Hampir 100 Persen Bebas Bea Masuk

Ilustrasi kegiatan ekspor impor.
Ilustrasi kegiatan ekspor impor.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan RI, Djatmiko Bris Witjaksono, menjelaskan beberapa manfaat khusus dari perjanjian Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE–CEPA).

Dari segi perdagangan barang, sebanyak 93,97 persen dari keseluruhan kelompok barang yang diimpor Uni Emirat Arab dari Indonesia, akan diberikan fasilitas penghapusan ataupun penurunan bea masuk.

Djatmiko menegaskan, hal itu kurang lebih ekuivalen dengan 99,67 persen ekspor Indonesia ke UEA, yang dipastikan akan mendapatkan fasilitas penghapusan atau penurunan bea masuk tersebut.

Baca juga: Gaji ke-13 ASN hingga Pensiunan Sudah Cair, Segini Jumlahnya

"Penghapusannya (bea masuk) sendiri jumlahnya 99,60 persen. Jadi hampir 100 persen ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab itu menikmati fasilitas 0 persen tarif bea masuk," kata Djatmiko dalam telekonferensi, Senin 4 Juli 2022.

Dia mengakui bahwa komitmen konsesi perdagangan yang diberikan oleh pemerintah UEA terhadap Indonesia, melalui perjanjian IUAE–CEPA ini, sangat luar biasa. 

"Jadi ini fasilitas menguntungkan dari sisi perdagangan barang, yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia dari perjanjian IUAE-CEPA tersebut," ujarnya.