Bukalapak Digugat PT Harmas Rp1,1 Triliun, Manajemen Siap Hadapi

Booth Bukalapak.
Booth Bukalapak.
Sumber :
  • Twitter/@bukalapak

VIVA Bisnis – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masih menunggu berkas gugatan kedua yang dilayangkan PT Harmas Jalesveva (Harmas), untuk kemudian dipelajari guna melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan.

Hal itu dilakukan setelah Bukalapak memenangkan gugatan pertama, terkait dengan perkara pengerjaan proyek dan hilangnya pendapatan sewa penggugat selama lima tahun.

Seperti diketahui pengembang properti PT Harmas itu mendaftarkan gugatannya kepada Bukalapak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bukalapak digugat Rp1,1 triliun untuk kerugian yang diderita perusahaan itu dalam proyek pengerjaan finishing konstruksi dan potensi kehilangan pendapatan sewa selama 5 tahun.

Head of PR Bureau Bukalapak, Monica Chua menjelaskan, dalam gugatan sebelumnya yang terdaftar dalam register perkara No.294/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak dapat menerima gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Harmas. 

"Putusan Pengadilan telah jelas  mengabulkan eksepsi Bukalapak mengenai kurangnya pihak dalam gugatan (plurium litis consortium). Sehingga gugatan Harmas tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard)," kata Monica dalam keterangannya, Selasa 5 Juli 2022.

"Bukalapak menghormati serta akan menjalankan putusan ini sebagai perusahaan yang beroperasi sesuai peraturan hukum di Indonesia," ujarnya.

Bukalapak.

Bukalapak.

Photo :
  • Instagram/@bukalapak