PUPR Salurkan FLPP untuk 99.557 Unit Rumah hingga Juni 2022

Foto udara perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat
Foto udara perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

VIVA Bisnis – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga Juni 2022 telah memberikan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 49,78 persen atau sebanyak 99.557 unit rumah. FLPP diberikan ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan akses rumah layak huni. 

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR, Herry Trisaputra Zuna mengatakan, target bantuan pembiayaan perumahan 2022 meliputi KPR FLPP sebanyak 200.000 Unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebanyak 769.903 Unit.

Lalu, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebanyak 200.000 Unit, Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 22.582 Unit dan Tapera sebanyak 109.000 Unit. 

Baca juga: Penampakan Progres Konstruksi Jalan Tol yang Dibuat PUPR dari Bambu

"Selain itu pada Juni 2022 kita juga meningkatkan SSB sebesar Rp111,08 miliar, SBUM mencapai 31,79 persen atau 63.587 unit dan BP2BT sebanyak 33,81 persen atau 2.463 unit," kata Herry dalam keterangannya, Selasa 5 Juli 2022.

Herry juga menyampaikan progres proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) 2022, terdiri dari 26 proyek yang masuk tahap penyiapan, meliputi sebanyak 13 proyek jalan dan jembatan.

Kemudian, kata Herry, dari sektor perumahan terdapat dua proyek rumah susun (rusun) yang ditawarkan lewat skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam tahap penyiapan ada Rusun Karawang Spuur dan Rusun IKN Tahap I.