Cari Kontainer Produk Lokal, Pelni Gandeng INKA dan ITS

Tol Laut.
Tol Laut.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenhub.

VIVA Bisnis – PT Pelni (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk bekerja sama dalam bisnis peti kemas berpendingin. Produk yang dicari adalah produksi dalam negeri alias lokal.

Penandatanganan nota kesepahaman tentang sinergi sarana logistik BUMN dan perguruan tinggi berupa peti kemas berpendingin itu dilakukan Direktur Pengembangan INKA Agung Sedaju, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Yossianis Marciano, dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati di Jakarta, Kemarin

Turut menyaksikan adalah Asisten Deputi Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Muhammad Rizal Kamal dan Asisten Deputi Hilirisasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Amalyos Chan.

Rizal Kamal dalam keterangannya Jumat mengatakan penandatanganan tersebut sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Terkait, inisiatif triple helix dan penta helix yang menyatakan bahwa BUMN tidak bisa bekerja sendirian, karena hal ini berkaitan dengan ekosistem.

"Ekosistem ini, kita tidak bicara dari atau antar-BUMN ke BUMN lain. Namun, dalam arahan terbaru, kita juga diminta untuk memperluas ekosistem kita dengan swasta dan dengan konteks ini adalah dengan dunia pendidikan," ujarnya.

Sebagai badan usaha menurutnya, BUMN diharuskan memberikan keuntungan sebesar-besarnya, baik dalam nilai ekonomi dan sosial bagi Indonesia. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara dunia usaha dengan perguruan tinggi.

Kerja sama Pelni dengan INKA dan ITS.

Kerja sama Pelni dengan INKA dan ITS.

Photo :
  • Dokumentasi Pelni.