5 Agustus, Wings Air Layani Penerbangan dari Bandara Pondok Cabe

Pesawat Wings Air
Pesawat Wings Air
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Bisnis – Bandara Pondok Cabe akan mulai dioperasikan untuk penerbangan komersil mulai 5 Agustus 2022 mendatang. Maskapai penerbangan Wings Air dipastikan akan membuka sejumlah rute, yang akan melayani penumpang dari Bandara Pondok Cabe tersebut.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan, mulai 5 Agustus 2022 mendatang pihaknya akan membuka rute baru dari Bandara Radin Inten II di Tanjung Karang, Lampung (TKG), ke tujuan baru Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Banten (PCB).

"Wings Air mengucapkan terima kasih atas inisiasi dimulainya kerja sama dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak-pihak terkait yang mendukung penuh rencana operasional. Sehingga masyarakat, wisatawan, dan pebisnis, semakin mudah bepergian dari dan menuju destinasi baru," kata Danang dalam keterangannya, Sabtu 23 Juli 2022.

Baca juga: Soal Temuan CCTV di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Ternyata Cuma Lokasi Ini

Danang menjelaskan, Wings Air akan melayani penerbangan penumpang berjadwal domestik (regular flight) dari dan ke Bandara Pondok Cabe, dengan frekuensi terbang setiap hari.

Dia berharap, layanan Wings Air ini dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat, pebisnis, dan wisatawan, dalam memperlancar aktivitas untuk kebutuhan perjalanan udara seperti untuk kepentingan keluarga, berwisata, dan bisnis.

Selain itu, Danang juga ingin agar layanan ini bisa menjadi alternatif baru bagi penumpang, untuk terbang langsung dari Bandara Radin Inten II ke tujuan baru yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan daerah di sekitarnya. 

Pembukaan Wings Air Rute Jakarta-Banyuwangi

Pembukaan Wings Air Rute Jakarta-Banyuwangi

Photo :

Hal itu selain kesempatan lebih luas dengan terhubung ke tujuan-tujuan baru di Jawa Tengah bagian barat seperti misalnya Purbalingga, dan Jawa Tengah bagian Timur yakni Cepu Blora.

"Lalu untuk mendukung pergerakan rantai ekonomi dan logistik antarpulau, antarprovinsi, dan antardaerah, dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian," ujar Danang.

Dia menambahkan, upaya ini diharapkan juga turut mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru, melalui pengembangan sektor UMKM atau ekonomi kreatif, pariwisata daerah dan nasional, pendidikan, serta sektor lainnya.

"Sebagai bagian kelanjutan dalam melakukan pengembangan jaringan penerbangan langsung (point to point) secara bertahap, yang melayani hingga setingkat kabupaten," ujarnya.