Menteri Basuki: Kementerian PUPR Subsidi 222.586 Rumah pada 2022

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA Bisnis – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menegaskan, pihaknya akan terus mendorong agar masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), bisa memiliki hunian layak.

Karenanya, Kementerian PUPR berkomitmen untuk terus memberikan fasilitas kemudahan dan bantuan pembiayaan perumahan. Yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), dan Pembiayaan Tapera.

"Pada 2022 Kementerian PUPR mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp23 triliun untuk 200.000 unit rumah dan BP2BT sebesar Rp888,46 miliar untuk 22.586 unit rumah," kata Basuki dalam keterangannya, Senin 1 Agustus 2022.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 1 Agustus 2022: Global Stabil, Antam Loyo

Basuki menambahkan, langkah itu sebagai upaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog), dan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni.

"Sesuai RPJMN 2020-2024 di mana pemerintah menargetkan peningkatan akses rumah layak huni dari 56,75 persen menjadi 70 persen, atau setara 11 juta rumah tangga," ujarnya.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna mengatakan, sampai 28 Juli 2022 pihaknya telah memfasilitasi masyarakat untuk memiliki rumah melalui fasilitas KPR FLPP, sebanyak 106.346 unit. Hal itu setara 53,2 persen dari target dan BP2BT sebanyak 3.024 unit atau 13,4 persen dari target.