IPO, Produsen Perkakas hingga Koper Ini Oversubscribe 106 Kali

Bursa Efek Indonesia / BEI atau Indonesia Stock Exchange / IDX
Bursa Efek Indonesia / BEI atau Indonesia Stock Exchange / IDX
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA Bisnis – Perusahaan produsen perkakas dan peralatan rumah tangga serta koper PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk tercatat mengalami kelebihan permintaan 106,89 kali, saat penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Saham yang ditawarkan pada pada masa penawaran tanggal 2-5 Agustus 2022 mendapat respons positif dari investor. Di mana berdasarkan data dari sistem e-IPO, dana yang terhimpun sebesar Rp2,137 triliun. 

"Yang mengakibatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe 106,89 kali dari pooling dengan total investor sebanyak 31.227," kata Direktur Utama PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk Ronald Hartono Tan dalam keterangan dikutip Selasa, 9 Agustus 2022.

Seperti diketahui, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk melepas sebanyak 410 juta saham baru. Dengan harga penawaran sebesar Rp127 per saham, sehingga dana yang diperoleh dari hasil IPO sebesar Rp52,07 miliar.

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)

Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)

Photo :
  • vivanews/Andry

Dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, sebanyak 54,08 persen akan digunakan untuk membeli aset berupa 3 unit ruko dan 2 unit gudang untuk pengembangan usaha. Lalu, 45,92 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan bisnis perseroan yaitu penambahan barang-barang inventori perseroan untuk dijual.

Dia menjelaskan bahwa barang inventori yang akan dibeli itu adalah 60 persen untuk penambahan produk perkakas. 20 persen untuk penambahan produk peralatan rumah tangga, dan 20 persen sisanya untuk penambahan produk tas dan koper.

"Kami optimistis dapat meningkatkan omset penjualan pada tahun-tahun mendatang, selain itu dengan pesatnya tingkat permintaan koper robot Airwheel yang sedang tren, ikut mendongkrak omset penjualan perseroan," ujar Ronald.

Sementara itu dalam waktu yang bersamaan, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 205 juta lembar. Jumlah itu 12,5 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Waran akan diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang dua saham baru berhak atas pembelian satu waran dengan harga pelaksanaan Rp500, yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak diterbitkan, sampai dengan 18 bulan berikutnya.

Seluruh dana dari penerbitan waran seri I akan digunakan sebagai modal kerja untuk barang-barang inventori perseroan berupa perkakas, peralatan rumah tangga dan koper robot Airwheel.

Dalam IPO tersebut PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Sebagai informasi, pada 2021, perseroan telah memiliki wilayah distribusi di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sulawesi, Sumatra, Bali dan Kalimantan dengan lebih dari 1.000 distributor dan re-seller.

Perseroan berhasil membukukan penjualan perkakas, perabot rumah tangga dan penjualan tas dan koper pada 2021 mencapai Rp111,45 miliar, naik dibandingkan dengan 2020 yang baru mencapai Rp106,88 miliar. (Ant)