Soal Sampah Plastik Sekali Pakai Dinilai Greenwashing Industri

Sorot sampah plastik
Sorot sampah plastik
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

VIVA Bisnis – Lobi-lobi industri air minum dalam kemasan dalam menyikapi rencana BPOM, untuk merevisi Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang label pangan olahan jadi sorotan. Mereka dinilai secara terang melakukan penggalangan opini menyesatkan, sarat konflik kepentingan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) dan Anggota Dewan Pengarah dan Pertimbangan Persampahan Nasional, Saut Marpaung menilai, lobi industri itu gencar menyampaikan kesan palsu. 

Kemudian, mengalihkan atau memberikan informasi yang menyesatkan tentang bagaimana produk market leader yang diklaim lebih ramah lingkungan di lapangan. 

“Fakta di lapangan, market leader ini penuh dengan problem sampah dan lingkungan. Dan fakta-fakta timbulan sampah plastik mereka, dialihkan kepada pesaing. Sikap dan opini greenwashing itu yang mereka gencarkan, terutama kini dalam merespons BPOM,” ujar Saut dikutip dari keterangannya, Minggu, 11 September 2022.

Sampah plastik siap didaur ulang

Sampah plastik siap didaur ulang

Photo :
  • Istimewa

Saut menegaskan, adanya penyesatan opini yang hanya menargetkan pesaing utama sesama Industri saat ini. Seperti, galon sekali pakai sebagai berpotensi menambah persoalan sampah, itu aneh, primitif.

"Tak bisa ditutupi adanya konflik kepentingan kalau bicara persoalan sampah plastik,” tegasnya