BI Rate Naik ke 4,25 Persen, Bunga Kredit Jadi Berapa?

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede.
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Bisnis – Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin atau 4,25 persen. Alasan kenaikan itu untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan mengembalikan inflasi inti ke 3 persen plus minus 1 persen.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, kenaikan suku bunga acuan BI tersebut di perbankan akan berdampak pada sektor rill dan pasar keuangan.

"Perubahan suku bunga acuan BI akan direspons oleh suku bunga PUAB (Pasar Uang Antar Bank) yang selanjutnya akan berpengaruh pada kenaikan suku bunga perbankan termasuk suku bunga kredit perbankan," kata Josua saat dihubungi VIVA, Senin 26 September 2022.

Bunga Kredit Perbankan Disebut Sesuai Kondisi Likuiditas

Logo Bank Indonesia.

Logo Bank Indonesia.

Photo :
  • VivaNews/ Nur Farida

Meski demikian, Josua mengatakan, proses transmisi kenaikan suku bunga kredit perbankan cenderung bervariasi. Hal itu karena kondisi likuiditas atau kewajiban dan risk appetite atau risiko yang diterima perusahaan masing-masing bervariasi.

"Meskipun secara keseluruhan, kondisi likuiditas perbankan yang terindikasi dari AL/DPK (rasio alat likuiditas terhadap dana pihak ketiga) pada bulan Agustus tercatat di atas 26 persen. Yang berimplikasi bahwa transmisi kenaikan suku bunga BI terhadap suku bunga perbankan juga cenderung masih terbatas khususnya hingga akhir tahun," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title