Tarif Cukai Rokok Bakal Naik pada 2023, Ini Penjelasan Bea Cukai

Ilustrasi-Produk rokok di Indonesia
Ilustrasi-Produk rokok di Indonesia
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA Bisnis – Pemerintah berencana untuk menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2023 mendatang sebagai opsi sumbangsih penerimaan negara. Rencana ini dinilai akan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan dan keberlangsungan petani tembakau.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengingatkan pemerintah untuk tetap berhati-hati dalam memutuskan kebijakan atas tarif CHT. 

"Pemerintah tidak tidur, tidak tinggal diam melihat situasi perekonomian saat ini. Memang saat ini 90 persen porsi penerimaan negara bertumpuk pada pajak dan cukai termasuk cukai hasil tembakau. Pemerintah punya pertimbangan khusus sebelum memutuskan menaikkan tarif cukai hasil tembakau, semua faktor harus dipertimbangkan dengan matang," ungkap Nirwala di Balai Dusun Desa Legoksari Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat, 30 September 2022.

Baca juga: Penampakan Putri Candrawathi Nangis Pakai Baju Tahanan

Nirwala lantas mengungkap, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan sebelum menaikkan tarif cukai rokok. Faktor tersebut di antaranya, faktor kesehatan, industri, hingga pengawasan yang seimbang.

"Di antaranya, faktor kesehatan, industri, tenaga kerja, pengawasan dan penerimaan juga perlu dilihat secara seimbang dan komprehensif," jelasnya.

Lebih jauh, Nirwala ingin pengenaan cukai tembakau ini hasilnya dapat dikembalikan lagi ke masyarakat yang berprofesi sebagai petani tembakau. Tentunya, hasil ini bisa dikembalikan dengan berbagai cara, salah satunya subsidi harga.

Halaman Selanjutnya
img_title