Menteri Basuki Dapat Tugas Khusus dari Jokowi, Ini yang Diminta

Presiden Joko Widodo (kanan) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) berbincang di sela-sela pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) berbincang di sela-sela pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Batu Payung, Goa Cermin, Labuan Bajo.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Batu Payung, Goa Cermin, Labuan Bajo.

Photo :
  • VIVA/Dusep Malik

Adapun kata Basuki, penugasan khusus tersebut seperti pembangunan pasar-pasar disejumlah daerah yang baru saja dikunjungi Presiden Jokowi. Kemudian, ada pula pemugaran atau revitalisasi bagunan istana kerajaan di daerah, pusat pelelangan ikan, serta pembangunan jembatan gantung.

“Dari sejumlah proyek yang diminta tersebut tentunya banyak bukan pekerjaan inti PUPR, karena bersinggungan dengan kewenangan Pemda, serta Kementerian KKP. Dan Perpres itu jadi umbrelanya,” ujar Basuki.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melakukan inspeksi di jalan Pantura Jawa.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melakukan inspeksi di jalan Pantura Jawa.

Photo :
  • Istimewa.

Lalu saat ditanya kapan target penugasan khusus ini selesai, Basuki mengungkapkan bahwa proyek yang diberikan tidak besar nilainya, namun banyak tersebar di sejumlah daerah. Dan dirinya pun menargetkan bahwa proyek-proyek tersebut dapat selesai pada Semester 1-2024.

“Jadi ada pasar saumlaki Maluku, pasar pasing gintung Lampung, Pasar Ende. Lalu ada renovasi istana Buton dan Halmahera serta Pelelangan ikan di Lamongan. Semua penugasan khusus itu harus selesai Semester I-2024,” ungkapnya.