Gubernur Sumbar Target Entaskan Kemiskinan 0 Persen di 2030

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Sumber :
  • istimewa
Para pengungsi gempa bumi Mentawai

Para pengungsi gempa bumi Mentawai

Photo :
  • VIVA/Andri Mardiansyah

Diketahui, Badan Pusat Statistik Sumatra Barat pada Maret 2022 mengungkap jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) mencapai 335,21 ribu orang (5,92 persen). Angka ini, berkurang 4,72 ribu orang jika dibandingkan dengan kondisi September 2021 yang berjumlah 339,93 ribu orang.
  
Jika berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2021 - Maret 2022, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 3,08 ribu orang (dari 134,53 ribu orang pada September 2021 menjadi 137,61 ribu orang pada Maret 2022). 

Sementara di daerah perdesaan mengalami penurunan sebanyak 7,79 ribu orang (dari 205,39 ribu orang pada September 2021 menjadi 197,60 ribu orang pada Maret 2022). 

Dan, garis Kemiskinan pada periode September 2021–Maret 2022, naik sebesar 5,42 persen. Kenaikannya dari Rp579.545 perkapita per bulan pada September 2021, menjadi Rp610.941 perkapita per bulan pada Maret 2022. 

Tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh paling besar terhadap nilai Garis Kemiskinan pada Maret 2022 adalah beras, rokok kretek filter, cabe merah.