Dapat PMN Rp 10 T, PLN Diminta Pastikan Pemerataan Listrik Daerah 3T

Petugas PLN saat membangun Sutet di Timika, Papua.
Petugas PLN saat membangun Sutet di Timika, Papua.
Sumber :
  • Dok. PLN

VIVA Bisnis – Anggota Komisi VI DPR Muslim mengingatkan, penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke PLN dapat memberikan pemerataan akses kelistrikan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.

Dia menegaskan, sudah saatnya penduduk yang tinggal di daerah 3T merasakan kemerdekaan akses kelistrikan.

“Saya dukung PLN memanfaatkan PMN untuk daerah terpencil. Ada beberapa daerah yang belum dilistriki, dusun-dusun belum mendapatkan listrik, dan mereka sudah mengajukan,” ujar Muslim dikutip dari keterangannya, Rabu, 30 November 2022.

Petugas PLN saat mengalirkan listrik.

Petugas PLN saat mengalirkan listrik.

Photo :
  • VIVA/Aman Hasibuan

Dengan disahkannya PMN 2023, Komisi VI DPR RI meminta PLN untuk serius dengan peningkatan rasio elektrifikasi. Bersamaan dengan target tersebut, PLN dapat mempercepat transisi energi dengan menyasar pengembangan pembangkit listrik yang bersumber dari sumber daya alam setempat.

Sebagai informasi, pada 2023, DPR menyepakati PLN mendapatkan tambahan PMN sebesar Rp 10 triliun. Dana ini akan diprioritaskan untuk membangun akses listrik berfokus pada peningkatan Rasio Elektrifikasi secara nasional maupun Rasio Desa Berlistrik (RDB).

Petugas PLN saat mengalirkan listrik.

Petugas PLN saat mengalirkan listrik.

Photo :
  • VIVA/Aman Hasibuan
Halaman Selanjutnya
img_title