Kementan: Porang, Sorgum hingga Sarang Burung Walet Potensi Ekspor dari Sumbawa

Ilustrasi Ekspor-Impor
Ilustrasi Ekspor-Impor
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA BisnisKepala Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang, mengatakan ekspor komoditas pertanian terus menanjak. Hal itu setidaknya terjadi sepanjang tiga tahun terakhir. Tahun ini target nilai ekspor komoditas pertanian sebesar Rp681 triliun diyakini bakal tercapai.

"Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, sejak program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) dicanangkan nilai ekspor komoditas pertanian 3 tahun terakhir meningkat signifikan," kata Bambang, Senin 5 Desember 2022.

Ilustrasi Ekspor-Impor

Ilustrasi Ekspor-Impor

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Gratieks dicanangkan Syahrul menjabat Mentan pada 2019. Pada 2019 tercatat ekspor komoditas pertanian mencapai Rp390 triliun, meningkat menjadi Rp451 triliun pada 2020 dan Rp625 triliun pada 2021.

Salah satu wilayah yang berpotensi menjadi eksportir komoditas pertanian adalah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Menurut Kepala Karantina Pertanian Sumbawa, IB Putu Raka Ariana, selain jagung dan madu, Pulau Sumbawa berpotensi ekspor porang, sisal, sorgum, dan sarang burung walet.

Tanaman Sorgum di  NTT

Tanaman Sorgum di NTT

Photo :

Dari data sistem informasi IQFAST (Indonesia Quarantine Full Automation System) Karantina Sumbawa diketahui lalu-lintas antar area komoditas sisal untuk ekspor melalui pelabuhan Tanjung Perak meningkat. Ekspor pada 2021 sebanyak 113 ton, pada 2021 sebanyak 577 ton. Tahun ini, data pada Oktober 2022 saja ada 155 ton ekspor sisal.

Halaman Selanjutnya
img_title