Soroti KUHP Baru, Dubes AS: Dapat Berdampak ke Investasi Indonesia 

Dubes AS untuk RI Sung Y Kim.
Dubes AS untuk RI Sung Y Kim.
Sumber :
  • ANTARA/Asri Mayang Sari

VIVA Bisnis – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Sung Y Kim menyoroti atas Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sudah disahkan menjadi Undang-Undang. Sebab salah satu pasal melarang untuk melakukan kumpul kebo.

Kim mengatakan, dirinya mencermati pembahasan hukum pidana di Indonesia, di mana ada pada salah satu pasal yang mencoba mengatur larangan tersebut yang akan berdampak negatif terhadap iklim investasi Indonesia.

"Kami tetap prihatin bahwa pasal-pasal moralitas yang mencoba mengatur apa yang terjadi dalam rumah tangga orang dewasa yang saling setuju dapat berdampak negatif terhadap iklim investasi di Indonesia," kata Kim dalam forum 10th US-Indonesia Investment Summit, Selasa 6 Desember 2022.

Baca juga: Bawa Argentina ke Perempatfinal, Segini Kekayaan Lionel Messi

Menurutnya, dengan mengkriminalisasi keputusan pribadi individu akan menjadi bagian besar menentukan apakah investor akan berinvestasi di Indonesia.

"Hasilnya dapat mengakibatkan berkurangnya investasi asing, pariwisata, dan perjalanan," jelasnya. 

Kim menururkan, dari keberhasilan Indonesia dalam melaksanakan perhelatan G20 telah membuka jalur positif bagi masa depan Indonesia. Maka dari itu penting untuk saling menghormati satu sama lain. 

Halaman Selanjutnya
img_title