Rupiah Sudah Kembali ke Level Rp 14.900 per Dolar AS, Ekonomi Indonesia Pulih?

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta
Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA Bisnis – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Rabu pagi, 25 Januari 2023. Terpantau pukul 09.14 WIB rupiah melemah sebesar 37 poin atau 0,30 persen ke posisi Rp 14.925 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya senilai Rp 14.888 per dolar AS.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 14.930 per dolar AS. Artinya, saat ini rupiah telah kembali ke level Rp 14.900 setelah sebelumnya bertahan di atas posisi Rp 15.000 per dolar AS.

Analis PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan ditutup menguat hari ini. Dia menilai, saat ini pemulihan ekonomi Indonesia mengalami kenaikan dan merata di seluruh sektor.

"Walaupun Produk Domestic Bruto (PDB) untuk tahun 2022 baru akan dipublikasi di bulan Februari yang diperkirakan antara 5,2-5,3 persen. Perkiraan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan hanya di 1,7 persen," kata Ibrahim dalam risetnya Rabu, 25 Januari 2023.

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ibrahim mengatakan, bagi Pemerintah kunci keberhasilan pertumbuhan ekonomi, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat diandalkan saat menghadapi ancaman. Seperti pandemi, krisis harga minyak dan pangan.

"Kemudian APBN memberi bantalan bagi konsumsi dan daya beli masyarakat, terutama untuk masyarakat miskin dan rentan," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title