Langka, Padang Pasir dan Unta-unta di Saudi Diselimuti Salju

Gurun dan unta-unta diselimuti salju
Sumber :
  • Twitter/B_GaySA

VIVA – Fenomena langka terjadi di padang pasir Arab Saudi. Jika biasanya wilayah tersebut selalu mengalami panas terik dan badai pasir, kali ini padang pasir di Saudi tertutup dengan lapisan salju akibat suhu yang sangat dingin dan cuaca ekstrem.

img_title Viral Salju Tebal Selimuti Arab Saudi, Suhu Anjlok hingga Minus 4 Derajat

Melalui foto-foto yang dipublikasikan melalui media sosial, terlihat unta-unta yang sedang berjalan dan tubuhnya sebagian tertutupi salju. Penduduk lokal yang biasanya menghadapi suhu terik kini sibuk memungut salju dan saling melempar bola salju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat di sekitar padang pasir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk sekadar bermain seluncur menyusuri bukit serta berkumpul bersama keluarga untuk menikmati fenomena langka itu.

img_title Hujan Salju Terparah di Korea Selatan, Ganggu Transportasi dan Sebabkan Korban Jiwa

Dilansir dari Metro, Selasa, 30 Januari 2018, sejumlah besar warga Saudi berbondong-bondong ke daerah Tabuk di utara Kerajaan Saudi di mana salju yang lebih tebal dan sangat lebat dapat ditemukan.

Namun pada saat sebagian orang menikmati kehadiran salju tersebut, kondisi ini juga memiliki konsekuensi tragis bagi warga lain. Sembilan pengungsi Suriah yang mencoba untuk menyeberangi perbatasan ke Lebanon bahkan membeku hingga tewas.

img_title Eropa Membeku, Finlandia Catat Rekor Suhu Dingin Minus 44,3 Derajat Celcius

Selain itu enam orang lainnya yang berhasil diselamatkan dari perbatasan Masnaa, salah satunya meninggal di rumah sakit. Kondisi yang sama juga dilaporkan terjadi di Suriah dan Iran di mana salju dilaporkan turun cukup lebat dari yang pernah terjadi.

Badai salju ekstrem melanda Jepang menyebabkan puluhan kematian

Hujan Salju Ekstrem Lumpuhkan Jepang, Korban Tewas Tembus 35 Orang

Berdasarkan data Badan Pemadam Kebakaran dan Manajemen Bencana Jepang, hujan salju ekstrem sejak 20 Januari telah menyebabkan 35 orang meninggal dunia dan 393 luka

img_title
VIVA.co.id
4 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut