Duterte Minta Warga Filipina Hindari Kondom

Ilustrasi kondom/alat kontrasepsi.
Sumber :
  • Pixabay/Anqa

VIVA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuai kecaman usai imbauannya soal penggunaan kondom. Ia berpendapat, alat bantu kesehatan reproduksi itu tidak memuaskan.

img_title Imbas Perang Merembet, Harga Kondom Bisa Naik 30 Persen

Bahkan, untuk menegaskan pernyataannya itu, di hadapan publik Duterte mengilustrasikannya dengan cara memakan permen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini cobalah. Makan tanpa membukanya. Seperti itulah kondom," ujar Duterte seperti dilansir dari independent, Rabu, 21 Februari 2018.

img_title Kenapa Kondom Jadi Barang Bukti Kasus Kematian Arya Daru? Begini Kata Polisi

Pernyataan itulah yang kemudian menuai kecaman. Apalagi, di Filipina kasus HIV meningkat hampir 31,47 persen dalam 10 tahun terakhir.

Lebih dari 11 ribu kasus dilaporkan terjadi pada 2017, meningkat mendekati 20 persen dibandingkan 9.264 kasus yang dilaporkan pada tahun 2016.

img_title Cerita ke DPR, Istri Arya Daru Bingung Polisi Sita Kondom Miliknya

Atas itulah, di Filipina sejak 2012, dilakukan reformasi terhadap undang-undang kesehatannya dengan mendorong praktik keluarga berencana dan menekan kehamilan remaja.

"Duterte harus mengambil tindakan untuk melindungi kesehatan masyarakat Filipina dengan mendukung perubahan kebijakan yang dibutuhkan untuk memperluas aksesibilitas dan penggunaan kondom di Filipina," tulis pernyataan Human Rights Watch (HRW). (one)

Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung Eris Ramdani

Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan Sabu, Disembunyikan dalam Dubur Pakai Kondom

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 10,64 gram melalui salah satu alat kontrasepsi, kondom.

img_title
VIVA.co.id
4 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut